Pelajaran Berharga di Pagi Buta, Anak Sekecil Itu Berkelahi Dengan Waktu

Pagi ini selepas sholat Subuh aku berniat mau postingan buat blog, berhubung kamar kami di lantai 2 kemudian aku turun  dan segera menuju lantai 1  untuk menghidupkan CPU komputer. Sambil nunggu tuh komputer loading, saya keluar sebentar sembari menghirup udara segar pagi ini. Jam menunjukkan pukul 05.30 waktu Medan. Di luar saya di kejutkan oleh 2 orang yang sedang beraktivitas di pagi buta begini, aku jadi penasaran siapa mereka..?

Ku pandangi 2 orang itu, saat itu memang masih lumayan gelap. Ternyata 2 orang anak kecil, yang 1 memikul sebuah karung dan membongkar-bongkar tempat sampah dan yang satu orang lagi tengah duduk memandangi temannya itu, di teras sebuah toko tepat beberapa ruko dari tempat tinggal ku. Tapi sekejap saja aku menyadari bahwa mereka adalah pemulung yang sedang mencari barang bekas dari tempat sampah yang satu ke tempat sampah lainnya. Jantungku langsung berdegub, sulit rasanya di ungkapkan dengan kata-kata apa yang sedang aku rasakan dan aku alami. Anak sekecil itu, mungkin usia nya juga masih sekitar 5-6 tahun. Bahkan karung yang di pikulnya pun jauh lebih besar dari berat tubuhnya, aku berkata kepada diriku sendiri "Anak-anak itu tidak seharusnya berada di sana".

Aku tertegun dan menyadari betapa beruntungnya aku saat ini. bersyukur atas semua yang telah di karuni akan Allah SWT kepadaku. Terkadang kita banyak mengeluhnya sama Tuhan, padahal jika kita menyadari betapa Tuhan tahu apa yang sesungguhnya terbaik buat kita.  Maka tak akan ada lagi keluhan-keluhan tersebut, pagi ini aku benar-benar mendapatkan pelajaran berharga tentang apa itu hidup dan kehidupan. Kita harus senantiasa bersyukur akan apapun yang kita punya, karena suka, duka, senang, susah, miskin, kaya. Senantiasa itu hanya lah cobaan dari Allah SWT. Kita jalani saja hidup ini dan kita nikmatilah, berusaha sebaik-baiknya berdoa dengan sungguh-sungguh. Selanjutnya biarlah Allah yang menentukan.

::Bang Andre::

Related Posts :

9 komentar:

muhaimin mengatakan...

saya gak bisa berkomentar, apakah masyarakat indonesia dikatakan pemalas. padahal masyarakat indonesia rajin, moga denagn membaca artikel ini orang-orang kaya terketuk hatinya untuk membantu sesama

Bang_Andre mengatakan...

Mudah-mudahan kang, apalagi klo tulisan ini masuk di head line surat kabar terkemuka. pasti banyak yg lebig tersentuh... :D

Dhana/戴安娜 mengatakan...

salam sahabat
sangat memberikaninspirasi tersendiri bagi aya
terima kasih ya ,maaf telat dan udah saya follow terima kasih

Admin mengatakan...

datang berkunjung,,, dan berkomen2 gitu deh ahahah :)
ditunggu kunjungan baliknya :D
http://my-lyrics-music.blogspot.com/

Bang_Andre mengatakan...

@ Mba' Dhana :Terimaksih ya atas kunjungan, komentar sama follownya..
Alhamdulillah kalau tulisan ini bisa menginspirasi orang banyak, Suatu kehormatan ni di kunjungi sama mba'.. he he he,,,, :D

The Great Mbah Dukun Bagong Lee mengatakan...

wah ini sesuai liriknya lagu iwan fals yang tugu pancoran ya gan

Special Businessman mengatakan...

klo saya sih suka lirik di lagu SUNATAN MASSAL

Horier mengatakan...

jawaban dari pertanyaan di horier,

klo batasnya saya kurang paham sob mungkin cuma pe 3x aja asal linknya valid juga tu

Bang_Andre mengatakan...

Oh gitu ya gan..

Oke deh sip, terima kasih jawabannya ya gan..

:D

Posting Komentar